menangkap bulir hujan di sudut matamu

hujan yang baik menderas seperti doa, membawa semua perabot rumah tangga berwisata ke sudut-sudut paling rahasia, halaman rumah dan lapangan, membangun tenda-tenda, menggambar motif batik di pinggir jendela, pintu yang terbuka oleh lumpur di beranda.

hujan yang baik menderas seperti doa, menyisakan jejak air dalam tubuh gigil, gemeretak tulang gigi dan  peta baru dari bulir hujan yang mengalir di sudut matamu. seperti keluhan yang dibisikan dengan pelan, lirih sedikit tertekan.

ada banyak orang dengan banyak rencana berwajah penuh iba datang dari harapan yang tersisa. tangan-tangan dan gigi nya selalu terbuka. datang ke kampung kami ketika berubah jadi kolam, genangan yang mengubur banyak kenangan.

http://www.facebook.com/notes/iman-abda/menangkap-bulir-hujan-di-sudut-matamu/10151376026552289

Posted in semacam puisi, Uncategorized | Leave a comment

cerita tentang kau yang menyukai ikan dan aku tergilagila buah apel

mulailah dari sebuah cerita; merasakan menjadi remaja, awal masa muda yang begitu berharga. aku pinjam bukumu dan kau pinjam bukuku. lalu kita bertemu dan saling tersipu. seperti kotak rahasia yang menyimpan banyak senyuman.

merasakan kembali masa ketika gairah cakrawala hadir di keremajaan hidup kita. dan kukirimi kamu sebuah lagu kesayanganmu, kamu mengirimiku sebuah surat penuh haru. di radio aku titipkan salam rindu untukmu dan kau pun request lagu rindu untukku.

say, sms aku skr.

hapeku lowbat (pulsa tipis)

bawa charger kan?

tidak. ketinggalan

pinjem charger temanmu. telpon aku rindu sangat.

hallo, ya, hai

sekelumit masa ketika cinta berat di ongkos pulsa. mengalahkan gairah menyalayala. :)

baca tweetku ya

sudah ku tag fotomu di facebook

pin bb sudah kukirim cek ya

nanti malam chating yu

skype aja nanti

dan banyak lagi aplikasi sekedar untuk meneguhkan rasa cinta menjadi pasti

hari ini, ketika kemayaan dan ketidakpastian bagian dari keseharian

aku rindu

rindu tanda kecil yang selalu terselip dibuku yang kau pinjam; sebuah apel

tentu kau akan merasa kehilangan gambar ikanku. jangan takut, doi masih berenang terus di kepala

akan hadir untukmu walau sekedar berbagi senyuman.

Posted in semacam puisi, Uncategorized | Leave a comment

Mendengarkan cerita dari desa tepi sungai Mentaya Hulu

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Memilih Radio Komunitas Sebagai Alat Perjuangan

Ada banyak pertanyaan dari beberapa teman baik itu secara personal maupun kelembagaan tentang kenapa saya memilih radio komunitas sebagai alat perjuangan untuk mengisi masa reformasi? Jawaban yang saya selalu kemukakan sejak tahun 1999/2000 (awal2 menggagas radio komunitas masuk ke rancangan UU Penyiaran) adalah karena radio komunitas alat paling masuk akal baik secara ekonomi maupun politik  untuk digunakan rakyat dengan leluasa.

Bagi masyarakat akar rumput, Rakom penting karena bisa menjadi pemegang mandat hak masyarakat untuk mengetahui dan memberitahukan informasi, the rights to know dan the rights to inform. Bukan itu saja, perangkat dan biaya operasinya yang relatif murah membuat masyarakat, tidak hanya pemodal besar dan pemerintah, sekarang mampu mempunyai media informasinya sendiri yang tidak lagi dikontrol oleh berbagai kepentingan dari luar komunitas tapi betul-betul bisa dipakai untuk membantu komunitas memenuhi kebutuhannya dan memecahkan masalah-masalah yang ada. Bahkan suara mereka nanti tidak hanya diudarakan di komunitasnya sendiri, tapi akan bisa disiarkan oleh Rakom-rakom lainnya melalui kerja berjaringan.

Menyuarakan kepentingan komunitas itu gagasan mendasar yang ada di balik kerja-kerja penguatan radio komunitas. Agenda/ kepentingan yang selalu di suarakan oleh para aktifis Rakom di awal kelahirannya adalah mendobrak monopoli penguasaan frekwensi, yang meskipun merupakan ranah publik namun masih hanya dikuasai oleh segelintir orang. Sampai saat ini kondisi ini tidak berubah malah makin menguat.

Untuk bisa mengudara dengan tenang Rakom butuh frekwensi, lebih jauh dari itu adalah bagaimana rakyat bisa menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya alam frekwensi tersebut. Orientasi kepentingan komunitas inilah yang mendorong Rakom memainkan peran yang lebih dari sekedar menghibur dan memberi informasi. Rakom bisa menjadi media pendidikan politik yang potensial. Media pembangunan kesadaran tentang hak dan kewajiban warga sebagai warga negara –paling tidak bisa mendorong masyarakat bersikap kritis-, dan media yang bisa menjadi pendorong meluasnya partisipasi masyarakat dalam memecahkan persoalan yang ada.

Namun, perkembangan yang pesat tidak menjamin Rakom bebas dari persoalan mendasar. Ada tantangan besar bagi pengelola Rakom untuk membuktikan bahwa pengelolaan Rakom bukan hanya sekedar hobi dan hanya dilandasi semangat saja. Tapi mereka harus membuktikan bahwa keberadaan Rakom  sebagai alat untuk membangun kesadaran jadi warga negara yang mengerti etika, hukum, teknologi, dan hubungan social-politik penuh kesetaraan dan kedamaian serta mendorong tumbuhnya ekonomi rakyat di area layanan rakom tersebut.

Rakom pada dasarnya memainkan peran yang hampir sama dengan media massa umum, hanya saja levelnya yang berbeda. Ia berada di level komunitas. Dengan demikian fungsi kontrol sosial, disamping fungsi menghibur, mendidik dan menginformasikan juga menjadi bagian yang penting dari Rakom.

Di sisi lain, kita akan melihat bahwa Rakom merupakan simpul informasi bagi sebuah sistem informasi dalam sebuah komunitas. Peran simpul tersebut adalah memediasi dan merekatkan serta membangun kesadaran komunitas akan arti pentingnya informasi. Selain itu, simpul tersebut juga menjadi alat pendukung bagi penyelesaian masalah, perencanaan kegiatan, pemantauan program dan sebagainya.

Kira-kira itu catatan kecil saya tentang Rakom semoga bisa memberi gambaran sedikit.

Posted in Radio Komunitas, Uncategorized | Tagged , , , , , | 1 Comment

Protected: Foto

This post is password protected. To view it please enter your password below:

Posted in foto, Uncategorized

Radio Bag for Disaster

Konsep Radio Bag for Disaster

Tas Radio untuk Bencana adalah sebuah tas (ransel/ traveler) yang berisi sebuah stasiun radio siaran yang bisa melakukan siaran langsung di tempat kejadian bencana.

Tas Radio untuk Bencana ini pun di desain supaya mudah digunakan oleh orang yang baru pertama kali menggunakan atau baru berkenalan dengan teknologi informasi.

Tujuan:

  1. Stasiun radio mini yang bisa bergerak cepat ke lokasi bencana
  2. Jadi pusat Informasi Bencana
  3. Tempat sosialisasi kesiapsiagaan manakala terjadi bencana
  4. Tempat berlatih melakukan mitigasi bencana

Bentuk:

Sebuah tas berisi Stasiun Radio siaran mini

Kebutuhan:

  1. SDM        : penyiar, teknisi
  2. Peta informasi Bencana
  3. Sumber energi: listrik, battery, genset, dll.
  4. Alat/ perangkat siaran radio:
  • Pemancar
  • Antenna
  • Microphone
  • Headphone
  • Laptop ( multimedia)
  • Handy Talkie
  • Kabel2
  • Dll.

 Desain Tas untuk Bencana:

Tas ini di desain khusus dengan kriteria modifiaksi untuk tas traveler atau ransel.  Karena medan dan lokasi bencana tidak bisa ditentukan maka tas ini harus mudah dibawa dalam kondisi geografis dan cuaca apapun. Dalam cuaca hujan bisa tahan air dan tahan dingin sedang dalam cuaca panas bisa tahan panas.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

saling melihat :)

Posted in Uncategorized | Leave a comment