catatan senyuman

tanah katakata

setiap hari kita memakan kata-kata. tanah bagi kisah dan cerita. tumbuhlah di dalamnya dongeng dan puisi cengeng; seperti kata-kata yang diolah dengan pupuk pestisida. menyebar jadi virus di kepala, menghantui ingatan; terus menerus memberi peringatan.  menggiurkan dan menyimpan racun. sehat sekaligus penuh penyakit. paradok yang lucu dari buah yang tumbuh di kata-kata.

aku bertemu dengan  banyak cerita, kisah lucu dan jenaka manusia. aku mengambil buahnya dan kumakan sekedarnya kadang-kadang menumbuhkan-nya menjadikan bibit dari  kisahku sendiri. selanjutnya hanya memberinya air kehidupan dan sedikit pupuk dari kesabaran.

cerita-cerita itu hadir di hidup kita kadang kita menyapanya dengan gembira dan wajah merona kadang dengan sedih merajalela.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 18, 2011 by in catatan kecil, semacam puisi and tagged , , , .
%d bloggers like this: