catatan senyuman

menangkap bulir hujan di sudut matamu

hujan yang baik menderas seperti doa, membawa semua perabot rumah tangga berwisata ke sudut-sudut paling rahasia, halaman rumah dan lapangan, membangun tenda-tenda, menggambar motif batik di pinggir jendela, pintu yang terbuka oleh lumpur di beranda.

hujan yang baik menderas seperti doa, menyisakan jejak air dalam tubuh gigil, gemeretak tulang gigi dan  peta baru dari bulir hujan yang mengalir di sudut matamu. seperti keluhan yang dibisikan dengan pelan, lirih sedikit tertekan.

ada banyak orang dengan banyak rencana berwajah penuh iba datang dari harapan yang tersisa. tangan-tangan dan gigi nya selalu terbuka. datang ke kampung kami ketika berubah jadi kolam, genangan yang mengubur banyak kenangan.

http://www.facebook.com/notes/iman-abda/menangkap-bulir-hujan-di-sudut-matamu/10151376026552289

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 25, 2012 by in semacam puisi, Uncategorized.
%d bloggers like this: