catatan senyuman

Antara Prancis dan Jerman di Ibukota Uni Eropa, Strasbourg

IMG_3435IMG_3370

Catatan ini terinspirasi pas nonton perempat final Piala Dunia tadi malam antara Prancis dan Jerman yang dimenangkan Jerman dengan skor 1-0. Tapi catatan ini tidak akan bicara tentang ulasan bola tersebut, saya akan menceritakan sedikit pengalaman mengunjungi kota Strasbourg, sebuah kota yang menurut sejarah memiliki akar bahasa Jerman namun ditetapkan menjadi wilayah Perancis.

Straßburg (bahasa Jerman) atau Strasbourg (bahasa Perancis), adalah ibukota wilayah Alsace. Sejak dari jaman dahulu, Strasbourg merupakan kota yang strategis dilihat dari segi geografis, kebudayaan dan sejarahnya. Nama Strasbourg sendiri merupakan varian dari bahasa jerman die Burg (kota benteng) dan die Straße (di simpang jalan), yg artinya kira2 kota benteng di persimpangan.  Di persimpangan jalan sungai dari utara ke selatan dan jalan darat dari barat ke timur, Strasbourg merupakan titik temu antara Eropa utara dan Eropa selatan. Maka tidak heranlah kalau kota Strasbourg merupakan salah satu ibukota Uni Eropa dan tempat parlemen Uni Eropa.

Kota di perbatasan Jerman-Perancis ini bagi saya sangat berkesan. Tak heran Kota ini dijadikan sebuah kota situs warisan dunia UNESCO sejak 1988, karena memang unik. Kota kecil dengan kekayaan arsitektur yang mengagumkan dan juga memanjakan pedestrian, pejalan kaki seperti saya. Dan banyak juga orang di kota tersebut berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk aktifitas sehari-harinya.

Malam menyusuri Kota Starsbourg

Malam menyusuri Kota Starsbourg

Transport publiknya juga sangat rapih, menggunakan bus dan trem yang menjangkau setiap sudut kota. Kita bisa membeli karcis utk trem dan bus disetiap tempat pemberhentian. Atau sewa sepeda di resepsionis hotel untuk jalan-jalan mengelilingi kota Strasbourg.

Saya ke Strasbourg bukan dalam rangka jalan-jalan sehingga waktunya terbatas tapi saya manfaatkan untuk setiap waktu luang di sela-sela acara untuk mengekplorasi kota ini dengan jalan kaki, naik trem, naik bus dan juga naik sepeda. Ya, saya coba semuanya. Tentang cerita acara yang saya jalani akan saya ceritakan ditulisan berbeda.

Sebagai ibu kota Uni eropa, suasana kota ini sungguh nyaman dan menyenangkan. Orang-orangnya terlihat ramah dan bersemangat menjalani hidup. Orang-orang berbagai warna kulit berbaur dengan damai. Saya coba memperhatikan pekerja di hotel, di stasiun banyak yang karakter wajah dan tubuhnya mirip orang Jerman tapi berbahasa Prancis.

IMG_3392

Peninggalan yang menjadi icon Strasbourg adalah katedral. Ini berdiri sejak abad 12 dan selesai pada tahun 1439. Gereja katolik Roma yang memiliki ketinggian 142 meter dan pernah menjadi gedung tertinggi di dunia pada 1647 – 1874, lalu dikalahkan gereja St. Nikolai di Hamburg, Jerman. Katedral Strasbourg akhirnya hanya menjadi gereja tertinggi keenam sedunia. Sayangnya saya sempat memotret pas malam hari setelah acara yang sedang saya ikuti selesai. Sehingga tidak bisa masuk ke dalam.

Sempat pula saya susuri Sungai Ill yang di sisinya berjajar rumah-rumah bertulang kayu khas bergaya Elsass, mirip fachwerkhaus (rumah abad pertengahan) Jerman, dengan versi unik. Tanaman berbunga warni-warni menghiasi jendela rumah khas ini.

Cendramata di sekitar katedral Strasbourg

Cendramata di sekitar katedral Strasbourg

Rasanya saya ingin datang lagi ke kota ini mengekplorasi lebih jauh lagi, menunggu trem di halte Galia, melihat orang dengan berbagai suku bangsa saling senyum dengan ramah, dan merasakan aura kota abad pertengahan dengan imajinasi terhadap cerita di novel-novel tentang Eropa. Semoga.

2 comments on “Antara Prancis dan Jerman di Ibukota Uni Eropa, Strasbourg

  1. nunu
    July 5, 2014

    Ulasan yg menarik pak iman. Jadi ingin kesana, tapi kira-kira di sana ada kah angkringan dan kopi jos??xixixi..

    Like

    • rumahiman
      July 5, 2014

      heheheheu. makasih ya. ada juga angkringan dan kopi joss tapi melipir dulu ke jogja🙂 heheheheu

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 5, 2014 by in Artikel, catatan kecil, Jalan-jalan and tagged , , , , .
%d bloggers like this: